Pengenalan Codeigniter Dan Cara Instalasinya

Pengenalan Codeigniter Dan Cara Instalasinya

Minggu, 12 Mei 2019 0 Komentar codeigniter

Tutorial Codeigniter #1 : Pengenalan Codeigniter dan Cara instalasinya Codeigniter

Pengenalan Codeigniter

Codeigniter: merupakan salah satu framework PHP yang sangat populer sampai saat ini. Terutama bagi programmer pemula yang ingin bermigrasi dari konsep Native ke Konsep Object Oriented Programming (OOP).  Framework CI ini mungkin merupakan framework PHP yang menerapkan konsep Model View Controller (MVC) yang paling mudah dipelajari jika sebelumnya sudah mengetahui dasar dasar pemrograman PHP.  Tapi bila sama sekali belum menguasai dasar-dasar pemrograman PHP dan langsung terjun mempelajari Framework ini akan sedikit kesulitan mempelajarinya.

Banyak sekali programmer pemula saat ini yang ingin mempelajari framework ini secara instan tanpa terlebih dahulu belajar dasar-dasarnya. Padahal tidak ada programmer yang sudah senior tanpa mempelajari dasar dasar pemrograman dari awal.  Saya sendiri dahulu termasuk orang yang ingin mempelajari sesuatu secara cepat tapi jarang sekali berhasil. 

Konsep MVC

Kembali lagi pada Konsep MVC yang diterapkan pada framework ini. Istilahnya memang keren Model View Controller. Model dalam Codeigniter digunakan untuk mengelola seluruh aktivitas yang berhubungan dengan database. Contohnya seperti Query pemanggilan data pada tabel didalam database bisa Create, Read, Update dan Delete.  Karena sebaiknya untuk pemanggilan data harus di lakukan melalui model ini. Model ini merupakan kelas turunan dari CI_Model 

Controller, merupakan komponen yang bertugas mengambil masukkan dari user dan mengubahnya menjadi perintah untuk model dan/atau view. Controller merupakan jantung dari aplikasi yang dibuat menggunakan codeigniter. komponen ini yang akan menentukan bagaimana seharusnya permintaan user ditangani. Sama halnya seperti Model, Controller ini juga merupakan kelas turunan dari CI_Controller.  Nama kelas controller akan digunakan sebagai segmen pertama dalam URI yang diminta oleh user.  Sedangkan segmen kedua URI merupakan nama metode dalam kelas Controller yang dipanggil.

View, merupakan representasi output dari suatu model atau controller. Didalam View bisa menampilkan data dari atau tanpa model meskipun hanya menggunakan Controller saja. Setiap View harus dipanggil melalui Controller.  View sendiri pada dasarnya adalah sebuah halaman web, atau bisa juga berupa bagian tertentu dalam halaman web seperti header, sidebar, footer.

Secara umum dari codeigniter hanya itu saja terlebih dahulu pengenalan komponen komponennya. anda bisa juga membaca dokumentasi dari codeigniter secara lengkap.

Langkah-langkah Instalasi Codeigniter

Untuk menjalankan Framework codeigniter hal pertama yang harus anda miliki atau instal pertama kali adalah Web Server terlebih dahulu seperti xampp, wampp,lampp dan sebagainya. Mana mungkin tanpa menginstal salah satu web server tersebut anda sudah ingin mempelajari codeigniter. Jika anda sudah menginstalnya pada komputer kalian, langkahnya adalah sebagai berikut:

Codeigniter

Download file Codeigniter langsung dari situsnya melalui link Disini

anda bisa memilih ingin mendonload codeigniter yang versi berapa yang ingin anda gunakan. tapi saya sarankan anda download yang sudah versi stable. bisa gunakan versi 2 atau 3.

Jika sudah anda download anda bisa langsung pindahkan file download tadi ke dalam directory htdocs (untuk xampp), atau directory www (untuk wamp) dan extract file download an tersebut.

Didalam file yang telah di extract tadi terdapat 3 buah folder yaitu, Application, system dan user guide, dan beberapa file di luar folder seperti: index.php, licence,readme, DLL.

Yang  lebih sering digunakan saat membuat aplikasi codeigniter adalah  file yang ada folder application dan system, sedangkan  folder user guide boleh kita hapus. Karena file yang berada pada folder user guide adalah sebagai documentation atau petunjuk penggunakan codeigniter. Untuk file di luar folder yang tidak boleh dihapus adalah file index.php. 

Kali ini kita akan fokus ke Folder Application saja, sedangkan folder system tidak usah di perhatikan dulu atau biarkan default saja.

Di dalam Folder application terdapat 12 sub folder, cache, config, controller, core, helpers, hooks, language, libraries, logs,models, thisrd party, dan views.

Karena Codeigniter menarapkan konsep MVC maka dalam membuat aplikasi file yang kita buat harus ditempatkan sesuai tempatnya masing-masing. Jika kita akan membuat Controller harus di tempatkan ke dalam Folder controller begitu juga dengan Models dan Views.

Sedangkan folder yang lain bisa digunakan untuk membuat library, helper ataupun Konfigurasi file Codeigniter.

Mungkin untuk pengenalan dan instalasi File Codeigniter cukup sampai disini dahulu. Artikel berikutnya akan saya berikan contoh cara konfigurasi Codeigniter secara berurutan ya gaes.  Jadi Tunggu saja Artikel saya berikutnya..

 

Share


Posted By admin

Melayani jasa pembuatan website murah bisa custom sesuai keinginan, seo friendly, responsive ke semua platform. Informasi lengkap bisa hubungi WA 085747875865.

0 Comments

Leave a comment ...